Hongkong 3

Beli Satu Tiket ke Hongkong Dapat Tiga Negara: Hongkong, Macau dan Shenzhen -- Berkeliling di Hongkong (Bagian 2)

by AirAsiaIndonesia on Monday, January 24, 2011 at 5:44pm


Di bagian pertama, kami sudah menyajikan sejumlah titik menarik di Hongkong. Kebanyakan dari mereka berhubungan erat dengan wisata belanja yang sejujurnya sangat menarik dan menjadi salah satu atraksi utama Hongkong.

Di bagian kedua ini, kami menyajikan sisi lain Hongkong. Layaknya sebuah tujuan baru, Hongkong juga menyediakan beberapa situs kebudayaan yang rasanya sayang untuk dilewatkan begitu saja. Perjalanan menuju sejumlah tempat ini menghadirkan pengalaman seru yang harus diakui tidak didapatkan di banyak tempat di dunia.

Beberapa bagian di bawah ini membuat Hongkong punya alasan lebih untuk dikunjungi.




Ngong Ping Cable Car


Anda tertarik dengan pengalaman seru melintasi batas pulau dari atas sebuah kereta gantung? Kalau iya, berarti Ngong Ping Cable Car adalah salah satu tempat yang wajib anda kunjungi selama di Hongkong.



Ngong Ping Cable Car adalah sebuah wahana yang bisa membawa anda ke Tian Tan Giant Buddha (ada di bagian bawah) dan Po Lin Monastery di Pulau Lantau, salah satu dari empat pulau utama Hongkong.

Anda bisa menggunakan MTR sampai ke stasiun Tung Cung dan berjalan kaki sebentar menuju pintu gerbangnya. Ada ucapan “Selamat datang” menunggu anda di sana.



Di tengah-tengah perjalanannya, anda juga bisa menemukan banyak pemandangan luar biasa ke arah Hongkong International Airport yang sibuk atau ke arah gugusan tebing yang membentengi Giant Buddha.





Ada dua jenis kereta gantung yang bisa diambil; yang biasa dan glass bottom yang beralaskan kaca transparan yang membuat anda bisa melihat laut yang diseberangi atau hutan yang dilewati.



Untuk perjalanan pulang pergi, anda akan dikenakan HK$115 dengan menggunakan kereta gantung biasa dan HK$153 untuk kereta gantung glass bottom.

Tersedia juga paket tur lengkap dengan menambah sejumlah biaya. Jangan khawatir, tanpa mengikuti tur pun, anda bisa dengan mudah menjelajahi banyak tempat di kompleks Giant Buddha. Pastikan anda punya waktu cukup banyak.



Waktu yang diperlukan untuk sekali jalan adalah kurang lebih dua puluh lima menit. Wahana ini tidak disarankan untuk mereka yang memiliki fobia ketinggian.



www.ngongping360.com


Po Lin Monastery


Tempat ini ada di lokasi yang sama dengan Tian Tan Giant Buddha. Po Lin Monastery adalah salah satu biara tertua di Hongkong. Dibangun di awal abad 19.

Layaknya sebuah vihara, tempat ini masih dipakai bersembahyang oleh umat Buddha Hongkong. Kalau anda membeli tiket masuk beserta paket makan, anda akan mendapatkan suguhan panganan vegetarian yang lumayan lezat di sini.





Kedamaian instan, adalah hal terbaik yang bisa ditawarkan oleh Po Lin Monastery. Dan itu, tidak didapatkan di banyak tempat.




Tian Tan Giant Buddha


Tempat ini menjadi salah satu simbol spiritual Hongkong. Sosok tangguh Tian Tan Giant Buddha menunggu anda sedari perjalanan Ngong Ping Cable Car.

Perlu ketahanan ekstra untuk masuk ke puncak patung ini karena terjalnya jalan. Pastikan anda punya ketahanan fisik karena apa yang menunggu di anda di atas benar-benar bisa dilihat dengan niat bulat.





Di dalam kompleks Tian Tan Giant Buddha ini juga terdapat banyak cinderamata yang sekaligus menjadi cara pengelola biara ini mendapatkan pemasukkan dari pengunjung. Ada banyak cinderamata menarik yang hanya bisa didapatkan di kawasan ini.

Sama seperti Po Lin Monastery, anda juga bisa makan siang di salah satu sudut Tian Tan Giant Buddha. Menunya vegetarian dan berasal dari tempat yang sama dengan apa yang bisa anda dapatkan di Po Lin Monastery.



Kalau tidak ingin menggunakan kereta gantung, Tian Tan Giant Buddha juga bisa dijangkau dengan menggunakan bus yang berangkat dari stasiun MTR Tung Cun.


Avenue of Stars dan Symphony of Lights


Di salah satu sudut gemerlap Kowloon –tepatnya di kawasan Tsim Sha Tsui—, berdiri sebuah jalan setapak pinggir laut bernama Avenue of Stars. Awalnya, Avenue of Stars ini dibuat untuk menghormati industri film Hongkong yang luar biasa besar.

Di sini, terdapat banyak memorabilia bintang-bintang film Hongkong yang dibuat mirip dengan apa yang dimilik Hollywood di Amerika Serikat.



Di jalan ini pula, setiap hari pukul delapan malam, terdapat atraksi Symphony of Lights. Atraksi ini dimainkan oleh lampu-lampu dari gedung yang ada di seberang pulau, Pulang Hongkong. Atraksi itu berlangsung selama lebih kurang lima belas menit dan anda bisa menikmatinya gratis.



Selain itu, di kawasan ini, anda bisa melihat dari dekat betapa jalur air Hongkong sangat sibuk. Begitu banyak kapal –kecil ataupun besar— seliweran dalam frekuensi yang tinggi.



*) Beli Satu Tiket ke Hongkong Dapat Tiga Negara: Hongkong, Macau dan Shenzhen adalah seri pembuka dari rubrik Destination of the Month kami. Untuk kali pertama, kami menampilkan keseksikan Hongkong dan sekelilingnya.

*) Tulisan pertama bisa tentang pengantar umum wisata di Hongkong bisa dibaca di sini: http://bit.ly/hr8iyZ. Sementara itu, tulisan kedua bisa dibaca di sini: http://bit.ly/gT2TCZ 

*) AirAsia Indonesia akan mengoperasikan rute langsung pertama kami ke Hongkong dari kota Medan per 16 Januari 2011. Penerbangan Bandung-Medan dan Surabaya-Medan kami juga memungkinkan anda untuk lanjut terbang ke Hongkong via Medan menggunakan Airbus A320 terbaru. Selain itu, Hongkong juga bisa dijangkau dari Kuala Lumpur, Bangkok, Penang, Kota Kinabalu dan Phuket.

Komentar

Postingan Populer